Recent Post:




6.9.11

Duty Cycle Printer itu Apa?

Duty Cycle atau Siklus kerja sebuah printer dengan spesifikasi yang berhubungan dengan menentukan beban kerja pencetakan yang dapat dilakukan oleh sebuah printer dan biasanya diukur dalam perhitungan bulanan.

Sebelum kita membandingkan Duty Cycle antara beberapa Printer, penting untuk memahami nilai Peringkat Duty Cycle yang dihitung berdasarkan apa saja? Duty Cycle biasanya di hitung pada testing yang dilakukan oleh si produsen printer. Sebagai produsen masing-masing mendefinisikan "level testing" berbeda pada peringkat masing-masing, sehingga Duty Cycle cenderung menjadi berbeda untuk setiap merk. Dengan demikian, Anda akan melihat perbedaan nilai yang signifikan dalam setiap peringkat nilai Dutycycle pada beberapa merk Printer.

Mengapa ada begitu banyak perbedaan? Pada Bagian ini kita harus berterima kasih kepada Hewlett Packard, sebagai pemimpin industri dalam printer bisnis, yang cenderung memberikan nilai yang tinggi dalam hal peringkat nilai Duty Cycle Printer HP. Sebagian besar produsen printer lain akhirnya mengikuti jejak dari HP sehingga mereka juga cenderung untuk menggunakan nilai cukup tinggi dan hampir mirip dengan printer HP pada produk printer mereka.

 Pada kenyataannya, sebagian besar perusahaan dan pengguna printer di rumah kantor hanya mencetak 5-8% dari nilai Duty Cycle yang di sebutkan pada Printer.

Ketika Anda ingin membeli printer baru, lebih baik tidak ber fokus pada nilai Duty Cycle printer tersebut karena nilai nya tidak seluruhnya akurat. Lebih baik kita memperhatikan hal penting lainnya seperti:

Kapasitas baki kertas | Input Tray
- Ini menentukan berapa banyak kertas yang dapat di tampung pada printer tersebut. Jika baki kertas hanya dapat menampung 100 halaman dan kantor Anda mencetak lebih dari 100 halaman per hari, maka Paper tray harus diisi ulang setidaknya sekali setiap hari.

Volume Pencetakan 
- Estimasi volume mencetak harus menjadi salah satu faktor utama yang Anda pertimbangkan ketika memilih printer. Volume pencetakan menentukan jenis dan kualitas dari Printer yang akan dibutuhkan. Perkiraan ini juga akan berperan dalam menentukan biaya cetak secara jangka panjang. Cara yang sederhana untuk memperkirakan volume pencetakan adalah menghitung jumlah halaman yang akan dicetak dalam satu bulan, atau cek pada orang yang bertanggung jawab atas pembelian kertas, berdasarkan jumlah kertas yang dibeli setiap bulan, ia harus mampu memberikan jumlah volume total cetak.

Berdasarkan data volume pencetakan vs. nilai Duty Cycle, Anda akan lebih akurat dalam menentukan jenis printer yang cocok untuk kebutuhan Anda.

Memilih printer bisa menjadi keputusan yang sulit dengan semua printer yang berbeda yang saat ini tersedia. Satu pertanyaan yang muncul adalah masalah "Duty Cycle?" Untuk itu Anda harus lebih mengerti jensi printer apa yang anda butuhkan, apakah Inkjet printer atau Laser Printer?


2 comments:

  1. beberapa hari ini saya sering memperhatikan baik di web maupun di kaskus tentang printer hp terumata yang advantage ink..
    pertanyaan saya adalah
    1. untuk kegiatan usaha hp DJ1515 kuat ga kira-kira untuk volume printing antara 3-4 rim perhari??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak Pak, Printer ini di desain untuk penggunaan di Rumah / Small office dengan Dutycycle sd 1000 hal per bulan, dan kurang cocok kalau untuk bisnis percetakan, Tks

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...